Kamis (24/11) Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Semester 7 mengikuti perkuliahan Media dan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Matematika di MI/SD yang diampu oleh Bapak Ahmad Arifuddin, M.Pd. Dalam perkuliahan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar media dan TI dalam pembelajaran matematika di MI/SD. Tidak hanya itu, mahasiswa juga dituntut untuk dapat merancang dan membuat media pembelajaran matematika serta mampu menggunakan dan mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran.
Proses perancangan dan pembuatan media (alat peraga edukatif-red) dilakukan dengan berkelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 hingga 6 mahasiswa. Sebelum dibuat menjadi alat peraga edukatif, setiap kelompok harus berkonsultasi dengan dosen pengampu terkait dengan judul alat peraga, bentuk dan manfaat alat peraga, alat dan bahan alat peraga, langkah-langkah pembuatan hingga cara menggunakan alat peraga tersebut dalam proses pembelajaran. Apabila dosen pengampu menyetujui usulan alat peraganya, maka tiap kelompok dapat langsung menyusunnya.
Anas Maulana Malik Ibrahim salah satu mahasiswa PGMI semester 7 mengungkapkan bahwa untuk memenuhi tugas mata kuliah Media dan TI dalam pembelajaran matematika di MI/SD, kelompoknya membuat alat peraga edukatif “jalan cerdas”. Alat peraga ini digunakan untuk mempermudah dalam menjelaskan materi pengukuran di kelas V semester I dengan kompetensi dasar menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu, jarak, dan kecepatan.
Selain jalan cerdas, masih banyak lagi alat peraga edukatif hasil kreativitas mahasiswa PGMI, diantaranya angle math, pohon angka, cangplung, puzzle bangun datar, Dakota, tali perkalian, gantungan pintar, batang kuesioner, jam pecahan, tembok pecahan, kereta gantung, puzzle pecahan, kartu pintar, toples bilangan, jam sudut, jembatan bilangan, tangga ukuran, pohon bilangan loncat, puzzle kartumbiri, dan bunga apati.
Semoga alat peraga edukatif hasil kreativitas mahasiswa PGMI benar-benar dapat digunakan dalam proses pembelajaran di MI/SD, khususnya pada saat mahasiswa melaksanakan praktek pengalaman lapangan (PPL) di sekolah-sekolah praktikan, amien (AA_red)