Cirebon-Sabtu 29/7 2023 Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah menggelar Seminar International On Elementary Education (SICEE) di Hotel Grage Cirebon.
Kegiatan konferensi Internasinal program studi PGMI, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) mengusung tema “Curriculum Transformation: Kurikulum Merdeka for Facing the Era of Society 5.0”. Tema ini dipandang relevan mengingat saat ini transformasi kurikulum terus dilakukan terutama dalam pendidikan dasar sehingga program studi PGMI harus tanggap dalam menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran. Selain itu, tema ini juga relevan dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dalam tahun 2023 ini memiliki agenda besar yang salah satunya berkaitan dengan program kerja wadek 1 yaitu penerapan kurikulum MBKM di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk menciptakan lulusan yang unggul dan kompeten.

Pada Kegiatan SICEE ini Jurusan PGMI mengundang Narasumber dari berbagai Negara baik melalui Luring ataupun Daring. Adapu narasumbernya yaitu Prof. Dr. Yahya Bin Don dari Dean of School Education University Utara Malaysia, Prof. Dr. Tariq Mahmood dari University Of The Punjab, Sitti Maesuri Patahuddin, Ph.D dari University Of Canberra, Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd. dari General Chairmen of HD PGSD Indonesia Lecture at Makassar State University, Dr. Muhammad Afandi, M.Pd., M.H. dari General Chaimen of ADPENSI, dan Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I. dari General Chairmen of PD PGMI Indonesia.
Pada kegiatan SICEE dihadiri oleh Dosen PGMI di seluruh Indonesia karena dalam kegiatan ini membahas tentang era perkembangan teknologi yang pesat dan kompleksitas tuntutan global, pendidikan perlu beradaptasi agar relevan dan efektif dalam menghadapi perubahan tersebut. Kurikulum tradisional yang terpusat dan kaku seringkali tidak mampu memenuhi kebutuhan individual dan mengeksplorasi potensi peserta didik dengan optimal. Oleh karena itu, perubahan menjadi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka menjadi solusi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan tuntutan zaman. Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada pendidik untuk memperoleh kebebasan dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Selain itu, dalam konteks Kampus Merdeka, program pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah juga menghadapi tuntutan untuk mempersiapkan calon guru yang siap menghadapi perubahan dalam dunia pendidikan.

Kampus Merdeka memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah sesuai minat dan tujuan pribadi mereka. Dalam lingkungan Kampus Merdeka, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan soft skills, berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan melibatkan diri dalam proyek nyata atau praktik lapangan yang relevan. Hal ini sejalan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7290 Tahun 2020 Tentang Panduan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Dalam Kurikulum Program Studi Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang mana dalam implementasinya mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengambil sejumlah mata kuliah di luar program studi sesuai dengan minat dan bakatnya untuk menunjang peningkatan kompetensi dan keterampilan hidup dan berkarir. Sebagai program studi yang bertujuan untuk menyiapkan calon guru Madrasah Ibtidaiyah/SD yang profesional dan unggul, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah harus terus melakukan refleksi kritis dengan berbasis pada pedagogic futuristic. Refleksi kritis merupakan proses penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan demikian, program studi dapat secara kontinu mengevaluasi dan melakukan inovasi kurikulum, metode pembelajaran, dan pendekatan pengajaran yang digunakan. Refleksi kritismemungkinkan program studi untuk melihat ke dalam dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada, serta mengenali peluang dan tantangan yang dihadapi dalam konteks pendidikan Madrasah Ibtidaiyah/SD. Selain itu, berbasis pada pedagogic futuristic juga menjadi landasan yang penting dalam refleksi kritis. Pedagogic futuristic mengacu pada pemikiran dan tindakan yang proaktif dalam merancang dan mengimplementasikan pendidikan yang relevan sesuai dengan perkembangan masa depan.