Cirebon, 18 Mei 2026 – Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan International Seminar on Primary Education pada Senin, 18 Mei 2026. Mengusung tema “Future-Ready Primary Education: Integrating AI, STEAM, and Global Values”, kegiatan ini membahas berbagai perkembangan pendidikan dasar dalam menghadapi perubahan teknologi sekaligus pentingnya penguatan nilai-nilai global dalam proses pembelajaran. Kegiatan berlangsung secara hybrid dari Auditorium Gedung Siber Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan melalui Zoom Meeting.
Membahas Arah Pendidikan Dasar di Era Digital
International Seminar on Primary Education menjadi ruang akademik untuk membahas bagaimana pendidikan dasar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Perubahan tersebut menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi pendidik dalam menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.
Salah satu perhatian dalam seminar adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan membuka berbagai kemungkinan dalam mendukung proses pembelajaran, mulai dari pengembangan materi, penyusunan media pembelajaran, hingga membantu pendidik menciptakan pengalaman belajar yang lebih beragam.
Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tetap membutuhkan kesiapan pendidik dalam menggunakannya secara tepat. Teknologi tidak ditempatkan sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai salah satu sarana yang dapat membantu proses pembelajaran agar lebih efektif dan relevan.
Mengintegrasikan AI, STEAM, dan Nilai Global
Selain AI, seminar juga mengangkat pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) sebagai bagian dari pembahasan mengenai pendidikan yang siap menghadapi masa depan. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, serta kemampuan menghubungkan berbagai bidang ilmu.
Integrasi STEAM dalam pendidikan dasar dapat membantu pembelajaran menjadi lebih kontekstual. Peserta didik tidak hanya mempelajari konsep secara terpisah, tetapi juga diajak melihat keterkaitan antara pengetahuan dengan persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
Tema seminar juga menempatkan global values atau nilai-nilai global sebagai bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Perkembangan teknologi dan keterhubungan antarnegara membuat peserta didik perlu memiliki wawasan yang lebih luas, tanpa kehilangan nilai karakter dan identitas yang menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Menghadirkan Perspektif Internasional
Seminar menghadirkan Nur Inayah Syar, M.Pd., Ph.D. (Cand.) dari University of Pecs, Hungary, serta Dr. Hana Lestari, M.Pd. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai narasumber. Kehadiran kedua pembicara memberikan perspektif yang beragam mengenai perkembangan pendidikan dasar dan kebutuhan pembelajaran di tengah perubahan teknologi.
Diskusi dalam seminar memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan mengenai berbagai pendekatan yang dapat diterapkan dalam mempersiapkan pendidikan dasar agar lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Pertukaran perspektif tersebut juga memperluas ruang akademik bagi sivitas PGMI untuk melihat isu pendidikan dari konteks yang lebih luas.
Kegiatan dipandu oleh Dadan Setiawan, M.Pd. sebagai moderator. Jalannya seminar berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan sesi pemaparan materi dan diskusi sehingga peserta dapat mengikuti pembahasan mengenai isu pendidikan dasar secara lebih mendalam.
Membuka Ruang Kolaborasi Akademik
Pelaksanaan seminar internasional ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik Jurusan PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Forum yang mempertemukan akademisi dari dalam dan luar negeri dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan serta membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan.
Bagi mahasiswa PGMI, kegiatan semacam ini dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan pendidikan dasar di tingkat global. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memahami bahwa dunia pendidikan terus berubah dan membutuhkan pendidik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Seminar ini sekaligus memperkuat posisi kegiatan akademik PGMI dalam merespons isu-isu pendidikan kontemporer. Pembahasan mengenai AI, STEAM, dan nilai global menunjukkan bahwa pendidikan dasar perlu dipersiapkan tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk menghadapi tantangan masa depan.
Mempersiapkan Pendidikan Dasar yang Future-Ready
Melalui International Seminar on Primary Education, PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendorong diskusi mengenai pentingnya mempersiapkan pendidikan dasar yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kompetensi pendidik, kreativitas pembelajaran, serta nilai-nilai yang membentuk karakter peserta didik.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi dosen dan mahasiswa dalam melihat perkembangan pendidikan dasar. Integrasi AI dan STEAM dapat menjadi peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, sementara penguatan nilai global tetap diperlukan agar perkembangan teknologi tidak menghilangkan dimensi kemanusiaan dalam pendidikan.
Dengan mengangkat isu pendidikan yang relevan dengan masa depan, seminar ini menjadi salah satu bentuk kontribusi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun ruang akademik yang terbuka terhadap perkembangan global. Pendidikan dasar yang future-ready pada akhirnya membutuhkan perpaduan antara penguasaan teknologi, kreativitas, kemampuan berpikir, serta nilai-nilai yang mampu membentuk generasi yang adaptif dan berkarakter.